Tips Umum Haji

18 Nov

(#) Jangan ke Toilet ketika Kebelet : pergi ke Toilet SEBELUM kebelet.

Sudah kebelet berarti sudah terlambat – anda akan kesulitan sendiri, karena toiletnya pada antri panjang.

(#) Jangan Meludah sembarangan :
ketika ada 4 juta orang berkumpul di tempat yang kecil (Mina, Masjidil Haram, dst) maka penularan penyakit jadi sangat mudah.

Jangan turut menyebarkan penyakit Anda dengan meludah sembarangan.
Ini sangat jorok, dan bisa menzalimi saudara Anda sendiri.

(#) Bawa barang seperlunya :
perjalanan haji itu berat DAN sering berpindah tempat. Jangan menyusahkan diri Anda sendiri – bawa barang seperlunya saja.

Berikut ini adalah contoh beberapa barang bawaan saya :

### Tas Toilet (bisa digantung) :
sabun batang, deodorant, gunting kecil, razor, gunting kuku kecil, odol, sikat gigi.

(ya, bahkan shampoo saja tidak ada – saya fungsikan saja sabun sebagai shampoo)

### Tas Kabin / koper kecil :
Kain ihrom + ikat pinggang, 2 stel baju & celana, obat, celana dalam disposable, handuk, clipper / alat cukur rambut (daripada kena pisau cukur berdarah bekas orang lain di barber == resiko ketularan hepatitis/AIDS/dll),  Tas Toilet, uang.

### Tas Pinggang :
dompet + sedikit uang, HP, kartu identitas haji, kartu nama hotel (kalau2 saya nyasar), tablet + headphone (untuk tilawah & dengar murottal)

### Ransel / Tas punggung :
Kantong plastik (untuk taruh sandal, kalau mau masuk ke Masjidil Haram), biskuit + air, Victorinox (jangan lupa pindahkan ke Koper Besar / bagasi kalau mau naik pesawat), notes + pulpen, tisu, tisu basah (kalau ketemu toilet kotor / tanpa air), sajadah, buku kecil panduan haji.

### Bagasi / Koper Besar :
4 stel baju + celana, charger HP & tablet, tikar plastik kecil (untuk mabit di Muzdalifah), gantungan baju tempel (kalau ketemu toilet yang tidak ada gantungannya), jaket (saat ini sedang musim dingin), Tas ransel punggung (kalau akan naik pesawat), Tas ransel besar (untuk bawa oleh-oleh & lalu dikirim via cargo)

Perhatikan bahwa saya tidak membawa (dan terbukti tidak memerlukan) benda-benda seperti :
sepatu, sunglasses, shampoo / conditioner, moisturizer (awalnya kulit kering – namun kemudian adaptasi sendiri), baju yang banyak, makanan / lauk-pauk, dst.

Keuntungan Tambahan :
Jadi ada banyak tempat untuk barang belanjaan / oleh-oleh untuk keluarga di tanah air.

(#) Banyak makan buah & sayur :
Buah & sayuran sangat membantu menjaga stamina Anda. Selalu konsumsi setiap hari.

(#) Banyak minum air : Minumlah sebelum haus. Karena, disini, kalau sudah haus itu berarti tubuh Anda sudah terlanjur mulai dehidrasi.

(#)

Bagaimana dengan Anda ? Silakan bisa berbagi tips-tipsnya juga disini.
Terimakasih.

3 Responses to “Tips Umum Haji”

  1. edratna 15/12/2011 at 02:07 #

    Jika ingin menemani orang yang lebih tua ber Haji, sebaiknya sama jenis kelaminnya, karena lebih bisa merawat saat sakit di Tanah Suci. Seperti: menantu laki-laki dengan bapak mertua, ibu dan puterinya.

    Suami sempat sakit, repotnya saat pas di Aziziah, karena kamar sudah ter[pisah..syukurlah saat pas sudah Rukun Haji, sakitnya mendingan, Alhamdulillah teman-teman banyak membantu.

    Makan sayur dan buah memang baik, namun memudahkan pencernaan….jadi sempat dikasih obat diare (new diatabs) oleh dokter kandungan, yang kebetulan satu rombongan. Hanya bertahan 3 hari, pas hari ke-4 tetap aja buang air besar. Jadi strategi buang air besar dan air kecil, haruus sudah dilakukan sejak hari pertama datang di Makkah.

    Pak, mungkin tips nya beda dengan cewek ya…saya nyaris kehabisan baju, demikian juga dengan teman yang lain. Juga program haji yang berbeda (maksudnya plus atau reguler, ikut arbain apa tidak), memerlukan strategi pengelolaan baju yang berbeda. Tapi, apapun, hasilnya tetap menyenangkan kok….saya sekarang bisa membayangkan, mengapa banyak orang yang selalu ingin kembali naik Haji.

    • sufehmi 16/12/2011 at 04:11 #

      Ibu Ratna, terimakasih sekali untuk sharingnya, InsyaAllah akan bisa bermanfaat untuk rekan-rekan lainnya.

      Betul sekali, memang pria tidak terlalu ribet untuk soal baju, karena di puncak ibadah haji, kita cuma pakai kain ihrom. Paling cuma perlu bawa 1 lembar kain ihrom lagi saja untuk spare/cadangan.

      Thanks.

  2. tirta 24/09/2012 at 15:51 #

    Trimakasih infonya pak
    Sangat membantu orangtua saya yg baru pertama kali berangkat haji^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *